Selamat Hari Anak Nasional


Yap! Aku memulai hari ini, 23 Juli 2010 dengan status di Facebook “Selamat Hari Anak Nasional untuk seluruh anak-anak di Indonesia…..Semoga hak-hak anak Indonesia dapat terpenuhi,terutama untuk Pendidikan, Kesejahteraan
& Kesehatan…..”.

Dibeberapa sudut kota atau bagian di Negara ini mungkin sedang merayakan Hari Anak Nasional dengan lomba – lomba di sekolah, pawai, atau apalah namanya. Bahkan pemerintah pun membuat sebuah acara peringatan Hari Anak Nasional. Tapi, jauh…jauh dari hiruk pikuk peringatan seremonial Hari Anak Nasional itu, coba ingat – ingat ketika dalam perjalanan di Bis, di lampu merah, atau di tempat – tempat umum. Masih banyak (sangat banyak malah) anak – anak yang membawa kecrekan untuk mengamen, membawa gitar kecil yang suara senarnya sudah ngga karuan & ditimpali dengan suara nyanyiannya yang ehem….ngga pas sama musiknya. Atau lihat, anak- anak batita yang digendong – gendong ibunya dari mobil ke mobil meminta sedikit belas kasihan para pengendara di lampu merah. Atau para batita yang terpaksa tidur di trotoar. Makan seadanya. Kepanasan. Debu. Dipaksa bekerja, atau terpaksa bekerja karena keadaan.

Dipemukiman padat penduduk. Mereka hidup diantara sampah. Mereka belajar dalam keadaan apa adanya. Bahkan putus sekolah karena tidak ada biaya. Mereka tetap bernyanyi,walau bukan nyanyian anak – anak (duuhh miris sekali) tanpa pernah merasakan beban berat yang sebenarnya mereka pikul. Mereka tetap bersemangat belajar meskipun bukan di sekolah formal. Mereka tetap ceria. Kalaupun ada duka di wajah polos itu, guratannya tak akan lama. Sebentar kemudian, mereka sudah tergelak lagi. Mereka melukis mimpi, walau kadang mereka tahu, lukisannya akan terbawa angin nanti. Hmmm….mereka merayakan Hari Anak Nasional dengan cara & situasi yang berbeda.

Mereka juga anak – anak Indonesia. Yang punya hak mendapatkan pendidikan yang layak,tanpa harus terbebani biaya pendaftaran yang selangit,atau biaya daftar ulang yang kadang tak masuk akal,atau biaya seragam sekolah yang ngga wajar. Padahal pemerintah sudah mengalokasikan dana tersebut.

Mereka juga anak – anak Indonesia. Yang berhak mendapat jaminan kesehatan. Bukan ditolak oleh rumah sakit kala mereka sedang mempertaruhkan nyawa & akhirnya lewat dengan sia – sia. Mereka juga berhak mendapat pengobatan yang seharusnya, tanpa dibebankan biaya yang kelewat mahal.

Mereka, juga anak – anak Indonesia yang berhak mendapat kesejahteraan, bukannya hidup di bawah garis kemiskinan. Mendapat makanan yang layak. Lingkungan yang layak untuk tumbuh kembang mereka. Bukan di eksploitasi untuk kepentingan pihak – pihak tertentu.

Mereka, tunas bangsa yang perjalanan masa depannya masih sangat panjang. Masih banyak yang dapat mereka lakukan. Masih banyak yang bisa mereka berikan. Hanya kadang, mereka tak dapat kesempatan untuk berbuat.

Sekali lagi, Selamat Hari Anak Nasional untuk seluruh anak Indonesia (saya sih merasa sudah ngga pas kalo dibilang anak – anak). Selamat Hari Anak Nasional, semoga anak – anak Indonesia semakin maju & berkembang!

2 thoughts on “Selamat Hari Anak Nasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s