Menanti di Batas Waktu


Ku bentangkan sabar seluas – luasnya

Ku buka ketulusan hati selebar – lebarnya

Tidak saja untuk mengikhlaskan segala yang telah beranjak dari sisi

Tapi juga untuk menguatkan hati bahwa ini bukan akhir

***

Pun ketika senyumnya bukan lagi untukku

Ketika tawa & rayuannya dilabuhkan pada dia,dia atau dia

Saat cintanya diuntai manis bersama yang lain

Aku sadar, dia sudah bahagia

***

Maka air mata itu sudah tak ada lagi guna

Gelisah malam ku tak akan terjawab apapun

Lukisan rindu menjadi tak bermakna

Hati yang terserak ku himpun

***

Dan disini aku berdiri

Menanti

Ditemani sang bayu

Di batas waktu

8 thoughts on “Menanti di Batas Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s