1 Semester terlewati


1 semester terlewati. Dengan susah payah,lika-liku,warna-warni,suka maupun duka. Sebenernya agak janggal ya ngitung 1 semester dimulai dari pertengahan tahun. Iya,awal baru hidupku dimulai bulan Mei 2011 ini. Dan November 2011 pas 6 bulan. Jadi ya pas 1 semester kan?

Sebenernya kalau dibilang spesial,ngga juga. Lebih tepatnya 1 semester yang penuh pengalaman & pelajaran. Kenapa? Karena tepat bulan Mei 2011 kemarin aku memutuskan resign dari kantor. Dan memilih fokus mengurus kegiatan sosial & belajar menjadi enterpreneur.

Tapi ternyata ngga gampang. Gini loh,buat orang seperti aku & kebanyakan orang lainnya yang terbiasa ‘ngantor’,rutin gajian,dan ada di zona aman,terus tiba-tiba ngga berada di zona aman itu,luaarr biasa repotnya. Terutama soal financial.

Waktu itu,keputusan resign didasari beberapa hal. Terutama untuk menyelesaikan kuliah. Hal lain,karena aku di push untuk handle kegiatan sosial ku & ‘ditarik’ untuk jadi enterpreneur. Waktu itu sudah di plot program-programnya & bisnis seperti apa yang akan dijalankan.

Karena 1 dan lain hal,seiring berjalannya waktu, ada hal-hal yang ngga berjalan sesuai target. Mulailah kelimpungan. Aku memang masih single, jadi tuntutan tanggung jawab untuk keluarga nyaris ngga ada. Justru tanggung jawab terhadap kegiatan sosial & “anak-anak” ku yang jadi fokus.

Berbagai cobaan & rintangan datang silih berganti. Dari mulai ‘ditinggal’ beberapa teman yang selama ini membantu, bisnis & program yang ngga berjalan sesuai target, sampai timbul beberapa persoalan keluarga, relasi, dan lain-lain.

Aku ngga punya pengalaman & memang belum siap untuk menghadapi berbagai persoalan yang terjadi. Tapi Tuhan Tidak Tidur. DIA Maha Mengetahui. Pelan tapi pasti, aku mengumpulkan sisa tenaga & kepercayaan. Terhadap semua hal.

That’s what friends a for. Mila, yang menggandeng & mempercayai aku untuk berbisnis parsel. Yuli,Ilham,Wina yang kemudian bersama aku & Mila sedang “belajar” merintis bisnis bersama. Mas Wisnu yang membantu konsultasi. Dan Mas Fitra yang selalu siaga mendengar cerita,ga cape menasehati & membantu.

Selalu ada jalan di setiap kesusahan. Dan 1 semester terlewati. Perjalanan masih panjang. Masih ada semester-semester berikutnya yang jauh lebih berat. Semoga Tuhan senantiasa melapangkan jalan. Bukan untuk ku pribadi,tapi untuk orang-orang yang membutuhkan,untuk anak-anak yang perlu dibantu, & untuk kita semua. Amiin.

Posted from Adyanti’s Device.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s