Mantan pacar,bukan calon suami.


Mantan pacar.
Artinya orang yang pernah jadi pacar.
Pacar.
Orang yang pernah begitu dekatnya. Mengisi kehidupan dan cerita kita.
Kalau sudah jadi mantan pacar,artinya sudah ngga bareng lagi. Cerita yang udah pernah terjadi hanya sejarah,bagian dari masa lalu. Indah. Tapi udah lewat.

Calon suami.
Orang yang akan mendampingi kita di kehidupan yang akan datang. Belum pasti memang. Namanya juga baru jadi calon. Kalau udah ijan qabul,dan dinyatakan sah,ya statusnya meningkat jadi suami.

Mantan pacar bukan calon suami. Ya iyalah. Kan mantan pacar udah putus. Udah ngga ada hubungan lagi. Lain cerita kalau mantan pacar,balikan atau nyambung lagi terus nikah ya.

Nah,yang bikin repot dan menguras emosi adalah,ketika mantan pacar itu punya cerita yang waktunya lamaaaaa banget,sampai ada rencana untuk ke level lebih tinggi,eh terus putus. Udah gitu,si mantan ini punya kriteria dan spesifikasi calon mantu yang nyaria sempurna dimata orang tua dan keluarga. Binit bebet bobot. Walaupun yang dia punya adalah milik orang tuanya.

Kenapa repot dan menguras emosi? Ketika pasangan kita sekarang yang kita harapkan jadi calon suami ternyata tidak seperti si mantan.

Ya jelas ngga akan sama. I mean,dimata orang tua tidak seperti bayangan yang diinginkan. Istilahnya ngga masuk spek. Karena yang masih ada di otak orang tua adalah si mantan tadi.

Mungkin orang tua lupa. Bahwa setiap orang berbeda. Punya cerita dan latar belakang sendiri-sendiri. Nobody’s perfect.

Jodoh,rejeki,dan hidup seseorang sudah ada yang mengatur. Sang Maha Cinta. Itu aja kok pegangannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s