Posted in Catatan Ku, Daily Activity

Time for “SMAKBo Dalam Goresan Pena”

 

 

Project MIP >> Project Mission In Possible 🙂 . Tuntas sudah.

8 penulis, 14 hari produksi (pengumpulan tulisan, editing, desain sampul, naik cetak), dan sampai akhirnya….tersaji pada acara Halal Bil Halal Alumni SMAKBO tanggal 7 Oktober 2012 kemarin.

Cetakan pertama sebanyak 50 eksemplar langsung terjual habis. Dan sekarang akan naik cetakan kedua untuk memnuhi permintaan teman-teman.

Terima kasih atas partisipasi para penulis. Terima kasih kepada para pembeli & pembaca.

Dan ini kali kedua saya menangani “kelahiran” sebuah buku. Great Experience.

“rasanya, si engineer ini nyasar deh…harusnya jadi penulis kali yak? 🙂 “

 

 

Advertisements
Posted in Catatan Ku, Personal

Buku Keroyokan Alumni SMAKBo

Tiba-tiba, di tengah segala kepusingan saya menyiapkan acara Hala Bil Halal Alumni SMAKBo, di tengah pekerjaan saya, dan di tengah persiapan “secret day”, ada ide dari sekumpulan Alumni SMAKBo yang suka menulis untuk membuat buku yang isinya cerpen, puisi atau tulisan tentang kehidupan SMAKBo.

Dan, kayak proyek Tangkuban Perahu atau Candi Prambanan. Instan. Dalam seminggu, kami para penulis ngumpulin tulisan. Kemudian, tugas saya berikutnya adalah mengedit tulisan yang masuk ke dalam format buku. Wah, ini kali kedua saya hectic urusan nerbitin buku. Begadang. Siaga di depan laptop. Urusan ngejar – ngejar yang bikin kata pengantar & acknowledge, yang bikin cover. Aihhh seruuuu………

Alhamdulillah, semua yang terlibat bisa kooperatif & saling  bantu. Dan, Voillaaaaaaaaaaa….sekarang sudah tahap cetak. *Lap Keringet*. Amazing. Sebegitunya kecintaan alumni terhadap almamater. We proud to be a part of SMAKBo.

 

 

 

Posted in Catatan Ku, Personal

Aku Harus Menerbitkan Buku (Lagi)!

 

 

Setelah dua kali “membidani” buku bersama dua komunitas berbeda, aku baru sadar….

“Laaahhh buku ku sendiri ndak terbit-terbit yooo”  ~ *garuk-garuk tembok*

Itu file yang mau diterbitin, sudah ngendap di folder “Mine Project” entah berapa lama. Mungkin ada hampir satu tahun lebih. Padahal udah di cicil juga yang harusnya dikerjain.

Apa sih isinya?

Tulisan & puisi yang diambil dari blog ini. Hmmmm………mudah-mudahan Oktober nanti bisa diterbitin 🙂 . Hitung-hitung sebagai hadiah ulang tahun buat diri sendiri….hehehehe

Kenapa kita harus berani nerbitin buku?

Sebagai tanda bahwa “Aku Pernah Ada”.

Bukan sekedar menunjukan eksistensi aja. Tapi dengan menulis & menerbitkan buku, paling ngga kita udah berbagi buat sesama. Mungkin ngga secara langsung manfaat dari “membagi” cerita itu terasa. Tapi pasti ada nilai positif yang bisa diambil.

Jadi, jangan cuma nulis diary atau berani di blog aja. Terbitkan buku mu!

 

 

“Sebagai pengingat & penyemangat diri sendiri”

Posted in Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia, Social Activity

SeBUAI, Tanggungjawab dan Impian

Tergerak buat nulis ini karena beberapa temen masih ada yang nanya “SeBUAI itu apa?” “SeBUAI ngapain aja?”. Sebenernya bisa sih buka web SeBUAI. Tapi berhubung masih underconstruction, jadi belum bisa kasih info apa-apa disana. So, SeBUAI itu apa?Ngapain aja?

SeBUAI, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia adalah komunitas independen yang fokus untuk pendirian rumah baca / perpustakaan untuk anak-anak yang ngga mampu. SeBUAI lahir 9 Januari 2010 atas inisiatif Adyanti Rahmarina (sayaaaa 🙂 ) yang kemudian dibantu Arief Syafrullah & Bapak M. Harun Al Rasyid mengumpulkan teman-teman yang peduli untuk mulai bergerak. Saat itu,kami mengumpulkan buku dari event ke event. Kami survey tempat keliling bekasi.

Dalam dua tahun perjalanan SeBUAI, kami mengasuh adik-adik di Kampung Bulak, Bekasi Timur yang jumlahnya 200an anak, Komunitas Pinggir Kali di Proyek, Bekasi yang masyarakatnya kompleks, Sekolah Alam Tunas Mulia di Sumur Batu,Bantar Gebang yang kehidupannya di dominasi para pemulung & pengumpul sampah, dan SMP Al-Ihsan,Babelan yang minim fasilitas umum.

Pada awalnya, kami mengumpulkan buku, mendistribusikannya,selesai. Tapi ternyata, kegiatan ini ngga bisa hanya sebatas itu. Kami terseret lebih jauh. Mau tidak mau, kami dihadapkan pada masalah sosial, psikologi dan membuat kami jadi banyak belajar. Tidak hanya sekedar memberikan buku. Tapi bagaimana kami bisa menstimulus anak-anak untuk timbul minat baca. Bagaimana kami bisa menumbuhkan motivasi belajar & berprestasi bagi mereka. Bagaimana kami harus membantu menumbuhkan kepercayaan diri bagi mereka untuk terus fight walaupun keadaan mereka serba kekurangan.

Berinteraksi dengan anak-anak dari kalangan marginal. Melihat mereka yang malu-malu. Melihat mereka tertawa. Melihat mereka kagum ketika ada hal yang tidak biasa. That’s an amazing moment. Dan pada akhirnya, SeBUAI bukan hanya menjadi kegiatan biasa. SeBUAI menjadi tanggung jawab dan impian bagi saya dan teman-teman yang peduli. Tanggung jawab untuk membantu adik-adik yang kekurangan ini melihat dunia, Impian kami untuk terus berbuat dan berbagi.

Kami sadar, kami ngga bisa melakukan ini sendirian. Maka dari itu,kami sedang menyebarkan virus ini ke banyak orang, agar semakin banyak yang pedulu dan mau bergerak. Agar terjadi regenerasi. Sehingga, ketika nanti kami sudah tidak ada, masih banyak yang terus bergerak.

Bersama teman-teman UIN Syarifhidayatullah di tempat KKN Kampung Lokapurna, Gunung Salak
SeBUAI Book Launching
After Sharing di PKBM, Depok
Teaching : Wash Hands
Bersama Ibu Bupati Bekasi
Komunitas Pinggir Kali Proyek, Bekasi

Posted in Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

2nd Anniversary SeBUAI

2nd Anniversary SeBUAI di SMP Al-Ihsan,Babelan

Tepat di Milad ke 2 Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia, kami berbagi keceriaan bersama teman-teman di SMP Al-Ihsan, Babelan, Bekasi Utara.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Baik donasi berupa uang, barang ; antara lain mukena,sarung,buku pelajaran, buku bacaan, alat tulis & perlengkapan belajar lainnya. Alhamdulillah juga niat kami membantu SMP Al-Ihsan untuk mengganti papan tulis kapur menjadi White Board terlaksana.

Terima kasih kepada semua yang telah ikut dalam rombongan ke Babelan hari Minggu, 15 Januari 2012 kemarin. Terharu sekali ketika semua orang sama-sama peduli & berkumpul untuk senyum teman-teman disana.

Tidak ada yang lebih indah ketika melihat senyum, tawa & celoteh mereka. Ketika mereka, walaupun dalam keadaan yang kekurangan, akhirnya berani bercita-cita. Ketika mereka semua semangat. Indah sekali.

Mereka punya cita-cita, tugas kita untuk membantu mewujudkannya. Karena Mereka Juga Berhak Melihat Dunia.

 

Foto-foto kegiatan di Babelan,bisa dilihat disini

Posted in Catatan Ku

Aku dan Dunia Ku

Secara ngga sengaja kepikiran hal-hal yang sebenernya udah beberapa kali dipikirin. Apalagi menjelang mau resign dari kantor akhir mei nanti.

Aku begitu menikmati duniaku sekarang. SeBUAI,kegiatan anak-anak,meeting,merencanakan usaha,belajar mengenal kepribadian,dan sebagainya.

Sebenernya ngga ada yang aneh sama apa yang aku lakuin. Cuma mungkin kalau dibandingin sama temen-temen seumur ku,ini terhitung telat.

Ya,sekarang disaat banyak teman-teman seumur ku sibuk mengejar karier,sibuk merencanakan masa depan sama pasangannya,bahkan beberapa sudah banyak yang menikah, aku malah tenggelam dalam dunia yang aku ciptakan sendiri.

Ngurus kegiatan ini itu,anak-anak,rumah belajar,naik gunung,berani bercita-cita keliling Indonesia buat bikin rumah belajar.

Banyak pihak yang mengingatkan. Bahwa,heiii you’re 23 years old & you’re a woman. So?? Ya banyak pihak mengingatkan untuk segera nyari pasangan & berumah tangga.

Sementara dulu,7 atau 8 tahun yang lalu ketika teman-teman seumuran ku sibuk sama kegiatan keorganisasian,naik gunung,ngerjain ini itu,aku lebih seneng jadi murid yg anteng-anteng aja. Sekolah,pulang ke rumah. Ah iyaaa….7-8 tahun lalu juga ketika teman-teman seumur ku asik bebas kesana kesini,aku justru punya pacar yang bikin aku ogah ngapa-ngapain.

Tuhan memang bekerja dengan ajaib. Aku menikmati itu semua. 7 atau 8 tahun lalu aku memilih dunia ku. Sampai nyaris menikah di usia muda. Tapi Tuhan lebih tau mana yang terbaik. Sekarang pun,aku menentang arus. Menikmati dunia ku.

Ah,Tuhan memang suka membuat surprise.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Posted in Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

Bioskop Dadakan di Rumah Belajar Mutiara Mandiri

Cerita asal muasal kegiatan ini bisa dibaca disini. Jam setengah 9 pagi, aku & Arief sampe di Rumah Belajar Mutiara Mandiri. Ruangan yang akan disulap jadi bioskop dadakan itu adalah rumah Pak Uban, orang tua Bu Omah yang dengan sukarela dipinjamkan. Waktu aku datang, anak – anak udah pada kumpul ditemani orangtuanya. Wajah mereka menyiratkan rasa senang, penasaran, antusias & polos.

Aku & Arief langsung setting laptop, proyektor, speaker aktif & DVD Film Laskar Pelangi. Anak – anak yang pada nunggu diluar bikin kita jadi agak grogi. Ibu – ibu yang nganter juga pada antusias. “ini kayak layar tancep ya?tapi ko di dalem?ko ngga pake kaen?”. Ada – ada aja celetukan dari ibu – ibu. Setelah setting selesai, anak – anak pun disuruh masuk & menyerahkan karcis bisokop yang terbuat dari kertas yang dipotong kecil & diberi stempel. Continue reading “Bioskop Dadakan di Rumah Belajar Mutiara Mandiri”

Posted in Artikel, Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

BeBlog,SeBUAI,Ibote & Anak-anak Rumah Baca Mutiara Mandiri

Kaget & Shock waktu saya dateng ke tempat acara di Kantor RW 01 Dusun Jati Bulak, Jati Mulya, Tambun Selatan minggu sore kemarin. Kenapa??  Beberapa jam yang lalu saya pulang dari tempat itu masih kosong, nah waktu saya datang lagi, loh kooo udah banyak banget anak – anak kecil & ibu – ibu yang berkumpul. Kedatangan saya langsung disambut Ibu Omah & Pak Toni. Saya langsung siap – siap di dalam kantor RW sambil terus SMS-an sama temen – temen lain yang masih OTW ke TKP.

Jam 4 lewat 15, acara dimulai dengan penampilan Marawis dari Remaja Putri. Disusul penampilan anak – anak Mutiara Mandiri yang bernyanyi & membaca pusi diiringi permainan gitar, jimbe & biola. Suasana makin meriah waktu Huda Magic, si pesulap tampil. Anak – anak berkali – kali mengeluarkan kata “wooww”….terus tepuk tangan. Senang sekali rasanya bisa membuat mereka gembira.

Jam 5 lewat, rombongan yang membawa konsumsi datang. Pak Rawi, Mba Mila, Mba Anggi, Mba Irma. Setelah sebelumnya Pak Aris & Pak Amril lebih dulu standby. Mas Yulef malah datang dari sebelum acara dimulai. Temen – temen SeBUAI, Arief & Mas Wahid memang dari siang ikut cek & ricek ke TKP, disusul kedatangan Ka Joko, Imat, dan Pita. Anak – anak Ibote juga datang (Om Ferdi, thnx spanduknya). Continue reading “BeBlog,SeBUAI,Ibote & Anak-anak Rumah Baca Mutiara Mandiri”

Posted in Artikel, Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

Apa Mereka Sudah Merdeka??

Kemerdekaan adalah:

  • (kata benda) saat di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
  • (kata benda) saat di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.

Tapi apa iya kita sudah merdeka?

Coba tengok, masih ada yang harus mengais-ngais tempat sampah hanya untuk sekedar makan,masih ada juga yang hanya bisa merasakan makan 2 hari sekali,masih ada juga yang tidak bisa mendapat pendidikan yang layak.

Apa kita sudah merdeka?

Ketika anak – anak yang seharusnya masih merasakan nikmatnya bersekolah justru harus banting tulang di jalan, mengais diantara tumpukan sampah, mengharap rupiah demi menyambung hidup membantu orangtua, melupakan cita – cita mereka. Atau ketika mereka dikeluarkan dari sekolah karena tidak mampu membeli seragam, tidak mampu membeli buku, atau ketika ketahuan guru kalau mereka sedang mengamen demi mendapat tambahan penghasilan membantu orang tua. Continue reading “Apa Mereka Sudah Merdeka??”