Posted in Catatan Ku, Personal

Mungkin Belum Waktunya

alone,b,w,composition,feeling,girl,landscape,photographer,photography,sad,silhouette,sky,woman-be5265a8fa1d626ab637491dbc7a3cd2_m

Sudah berapa lama saya tidak bercumbu dengan kata & imaji disini?

Mungkin lebih dari 3 atau 4 bulan. Entah. Mungkin rumah imajinasi saya ini sudah berdebu, banyak sarang laba-laba, bocor disana-sini, atau karatan, mungkin cat di dindingnya sudah pudar.

Dan saya masih belum bisa dapat jawaban, kenapa saya “lupa” singgah disini?.

Saya rasa, saya terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan sehingga ketika saya punya waktu untuk rehat, saya biasanya memilih untuk terlelap. Atau mungkin juga karena saya sedang bingung bergulat dengan diri sendiri & hati saya.

Saya bahkan sampai lupa posting disini tentang excited-nya saya bisa pergi ke Barcelona & Swiss dalam rangka tugas kantor. Saya lupa cerita tentang “adik” baru dikantor, tentang betapa “aje gilenya” kerjaan saya.

Lalu pagi ini saya tersadar, ketika sebuah Event muncul di Facebook saya. Untuk kesekian kalinya, undangan pernikahan. Saya tertegun. Seakan, ada sebuah perasaan yang mengaduk-aduk dan berkecamuk. Saya tidak mampu menahan. Dan saya butuh pelampiasan. Maka, saya buka kembali pintu rumah imajinasi saya ini.

Saya tidak menghitung sudah berapa banyak kawan saya yang menuju ke pelaminan. Tapi saya yakin, banyak. Jangan tanya berapa, saya tidak hapal. Apalagi menilik usia saya dan kawan sepantaran, yang tahun ini akan genap 25 tahun, sudah pasti ini adalah masanya dimana mereka akan mulai membuka lembaran baru.

Lalu saya?

Saya masih disini, begini.

Mungkin belum waktunya untuk saya. Masih menunggu giliran.

Advertisements
Posted in Catatan Ku

Eksis atau Alay?

Belakangan ini banyak banget keluhan soal postingan di facebook yang merupakan sambungan langsung dari twitter.

Inilah bedanya facebook sama twitter. Kalau di twitter kan bebas-bebas aja mau nge-twit berkesinambungan atau tiap menit. Karena timeline kita. Ngga suka,ya ga usah follow. Kalau di facebook, belum tentu orang bisa nerima. Karena genre-nya beda. Jadi kalau ada yang autoposting dari twitter ke facebook,orang lain akan berpikir itu cuma “nyampah” aja di newsfeed mereka.

Banyak juga orang yang akhirnya memilih meng-unfollow orang lain,atau yang rada smooth itu me-mute people/keyword karena merasa jengah. Misal, orang itu nge-twit yang isinya ngeluh mulu. Atau seolah-olah ngajak perang. Nyari masalah. Dan yang sejenisnya.

Kasus lain adalah, orang yang suka gonta-ganti display picture bbm,atau tiap menit ganti status bbm yang terkesan ‘pamer’. Mau makan,ganti dp sama status. Lagi apa,lagi apa,ganti lagi.

Dari kasus-kasus diatas,memang ngga ada yang salah. Hak setiap orang. Tapi perlu diinget, semua ada aturan mainnya. Harus toleransi juga sama orang lain.

Mau nunjukin ke-eksis-an ada tata caranya. Kalau terlalu berlebihan, bukannya eksis,malah terkesan alay.

Saya sendiri bukannya orang sok bener. Tapi mencoba lebih wise. Saya meng-unfollow yang ga penting. Me-mute people/keyword yang sekiranya ga ada input baiknya. Bahkan sekarang juga milih-milih kalau mau accept friend request. Daripada sakit mata atau emo karena nama-nama “ajaib nan panjang nyaris ga kebaca” atau karena status-status menjurus alay.

Apapun,bijak,dan harus mau nau-in orang lain.

Posted from Adyanti’s Device.

Posted in Artikel, Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

Selamat Hari Anak Nasional

Yap! Aku memulai hari ini, 23 Juli 2010 dengan status di Facebook “Selamat Hari Anak Nasional untuk seluruh anak-anak di Indonesia…..Semoga hak-hak anak Indonesia dapat terpenuhi,terutama untuk Pendidikan, Kesejahteraan
& Kesehatan…..”.

Dibeberapa sudut kota atau bagian di Negara ini mungkin sedang merayakan Hari Anak Nasional dengan lomba – lomba di sekolah, pawai, atau apalah namanya. Bahkan pemerintah pun membuat sebuah acara peringatan Hari Anak Nasional. Tapi, jauh…jauh dari hiruk pikuk peringatan seremonial Hari Anak Nasional itu, coba ingat – ingat ketika dalam perjalanan di Bis, di lampu merah, atau di tempat – tempat umum. Masih banyak (sangat banyak malah) anak – anak yang membawa kecrekan untuk mengamen, membawa gitar kecil yang suara senarnya sudah ngga karuan & ditimpali dengan suara nyanyiannya yang ehem….ngga pas sama musiknya. Atau lihat, anak- anak batita yang digendong – gendong ibunya dari mobil ke mobil meminta sedikit belas kasihan para pengendara di lampu merah. Atau para batita yang terpaksa tidur di trotoar. Makan seadanya. Kepanasan. Debu. Dipaksa bekerja, atau terpaksa bekerja karena keadaan. Continue reading “Selamat Hari Anak Nasional”

Posted in Catatan Ku, de el el

Mahalnya Sebuah “Kebersamaan”

Kebersamaan adalah perasaan dekat dengan orang lain secara emosional dan fisik. Kebersamaan secara fisik artinya,secara nyata berada dekat & bertatap muka. Kebersamaan secara emosional adalah keterikatan secara emosi,atau lebih kerennya ya ikatan batin,walaupun ngga bertatap muka langsung.

Kebersamaan menjadi mahal,bahkan sangat mahal ketika jarak & waktu menjadi kendala. Bukan cuma persoalan Jarak & waktu aja sih. Kesibukan / kegiatan juga bisa jadi kendala. Ini yang aku rasain. Kebersamaan dengan keluarga menjadi barang langka buat ku. Walaupun tinggal seatap sama Mama,Papa & Adik-adikku,tapi kebersamaan dengan mereka bisa dihitung dengan jari. Secara,aku berangkat pagi buta saat adik-adikku masih tidur,kalaupun ngobrol sama Mama & Papa,itu juga dalam waktu singkat. Aku pulang udah larut malam karena kuliah,adik-adikku udah tidur. Mama ku paling cuma nunggu sampai aku masuk rumah,habis itu tidur. Sabtu Minggu,sekarang ada kegiatan SeBUAI. distribusi,event,rapat. Jadi praktis waktu buat di rumah berkurang juga. Ngumpul sama keluarga besar juga jarang.

Senin-Minggu,24 jam sehari,sepertinya kurang (bukan berarti ngga bersyukur nih….). Semakin tambah umur,semakin banyak keinginan kita,akan semakin banyak juga tanggung jawab kita. Keluarga,Pekerjaan,Kuliah,Teman,Sahabat,Kegiatan Sosial,dan Orang terkasih. Betapa semua itu perlu dijaga. Rasanya dijaga,kualitasnya dijaga. Jawabannya?Ya Kebersamaan. Ngga cuma secara fisik. Tapi juga secara emosional. Bukan masalah seberapa sering,tapi mari kita bicara kualitas. Continue reading “Mahalnya Sebuah “Kebersamaan””

Posted in Catatan Ku, de el el

Get Back My Spirit!

i’ll try to find my way to get my spirit back

Ngga tau ya,belakangan ini aku ngerasa jenuh. Bener-bener jenuh. Jenuh sama semua yang aku jalanin. Aku ngga pernah kayak gini sebelumnya. Efek jenuh itu,aku terkesan agak cuek sama semua hal. Kuliah & tugas-tugasnya (padahal sebentar lagi mau UAS), mulai jenuh dengan kerjaan di kantor & suasana lingkungannya (hmmff yang ini mah udah dari kapan tau & sekarang lagi klimaksnya), mulai agak kehilangan spirit buat SeBUAI (kalo yang ini banyak hal yang mempengaruhi,salah satunya mulai ngerasa kehilangan temen perjuangan yang perlahan-lahan ‘pergi’), kehilangan semangat menulis, dan mulai kehilangan minat untuk sekedar online facebook,chatting dsb (beberapa hari kemaren sempet offline,I mean, buka facebook sih tapi di offline-in,bahkan sempet ngga update beberapa hari). Buat orang-orang,mungkin biasa ya ngga online,tapi buat aku (terutama temen-temen & beberapa orang terdekat),sempet aneh aja. Karena dulu,online itu obat ku kalau lagi bête.

Ngerasa stuck. Bingung mau apa,mesti gimana,dan parahnya aku sendiri ngga tau aku ini kenapa. Sampai di titik 0 & akhirnya ngerasa kalau me & my self sedang high level of saturated. Kayanya apa yang aku jalanin cuma sekedar rutinitas basa-basi. Tanpa soul. Tanpa penghayatan. Huuk!!! Sempet kaget & rada shock juga ya begitu tau kalau aku mulai kehilangan spirit & interest sama hal-hal yang justru itu adalah ‘nyawa’ buat ku. Lingkaran hidup ku kan emang Kerja==Kuliah==SeBUAI==Nulis (diluar hal-hal yang bersifat pribadi).

Kerja,sebagai cara buat bikin diri ini mandiri & meniti langkah awal buat masa depan (tsaahhh,,,,asik beud bahasanya). Kuliah, salah satu tanggung jawab & kewajiban buat ngebahagiain Mama & Papa sekaligus memberikan contoh buat adik-adik kalau pendidikan itu penting,selain buat bekal masa depan juga tentunya. SeBUAI,itu adalah amanah yang harus di emban,salah satu tanggung jawab dari mimpi besar yang tengah di rajut buat membantu sesama & berbuat untuk orang lain. Nulis, salah satu cara menyenangkan diri sendiri, hiburan buat diri sendiri & salah satu cara mengasah hobi. Online, sarana buat ngejalanin SeBUAI,menjalin komunikasi sama temen-temen & keluarga yang kalau dengan cara langsung mungkin agak susah,dan tentu aja menyalurkan hobi nulis lewat blog & notes di facebook. Continue reading “Get Back My Spirit!”

Posted in Catatan Ku, de el el

J E N U H

Huuffttt,,,,lagi-lagi melanggar janji untuk paling ngga bikin postingan 1 hari 1 di blog…..dan itu ngga terlaksana. Duuhh masih belum bisa konsisten rupanya. Entah kenapa,udah hampir seminggu ini aku jadi agak malas buat online. Buka facebook sih,cuma di offline. Males juga nulis di blog….bukan males,tapi lagi no idea no inspiration. Dulu kalo pun males chat di FB,paling ngga maen game Pet Society,tapi sekarang udah ngga juga. Huwaaaaaaaaaaaaaaaaa what happen with me?????

Kenapa?aku juga ngga tau. Cuma ada sedikit ke-engganan buat terhubung dengan dunia maya. Malah minggu kemaren sempet 4 hari ngga update status. Mungkin buat orang lain ini hal biasa. Tapi buat aku yang notabene sebelumnya adalah internet freaks,ini sebuah tanda tanya (halaahh bahasa mu Dy…). Aku bingung kenapa bisa gitu. Si Aa juga bertanya-tanya. Banyak temen-temen yang komplain juga kenapa jarang OL sekarang.

Aku mulai ngga ngerti kemana perginya semangat nge-blog itu. Cerita bersambung “Episode Kidung” yang belum lagi masuk part ke-3 juga mandek. Kenapa ide menulis ngga selancar dulu?kenapa sekarang males banget buat connected to the internet? Hmmm….saya mulai mendapat jawabannya : J E N U H Continue reading “J E N U H”

Posted in Artikel, Catatan Ku

Skype

Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna Skype lainnya dengan gratis, menghubungitelepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara . Teknologi skype ditemukan oleh wirausahawan Niklas Zennström dan Janus Friis, orang yang sama yang menemukan Kazaa dan Joost(P2P untuk televisi). Skype lalu berkompetisi dengan protokol terbuka VoIP yang sudah ada seperti SIP, IAX, dan H.323. Grup Skype yang dibentuk pada bulan September 2003 lalu dibeli oleh perusahaan lelang internet raksasa di Amerika e-Bay pada bulan September 2005 dan bermarkas di Luxembourg, Jerman dengan kantor-kantor di London, Inggris, Praha, Rusia dan San Jose, California, A.S.

Sejak diluncurkan skype telah mengalami pertumbuhan pesat baik dari penggunaannya yang populer maupun pengembangan perangkat lunaknya, jasa yang ditawarkan pun menjadi beragam mulai dari penggunaan gratis maupun berbayar.

Hanya dalam beberapa tahun saja pada bulan April 2006 Skype memiliki 100 juta pengguna. Continue reading “Skype”

Posted in Catatan Ku, Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia

Kebersamaan di SeBUAI

Awalnya masih pada malu-malu karena baru kenal. Itupun karena aku ‘paksa’ untuk pada terlibat di kegiatan SeBUAI. Arief, yang emang udah sobat dari SD, tiap malem minggu aku tarik ke rumah buat nemenin bikin proposal,konsep kegiatan,tiap minggu anter jemput wara-wiri kegiatan SeBUAI. Pokoknya,kalo ada apa-apa ya Arief yang jadi tameng ku buat nganter kesana-kesini. Selain Arief,otak awal berdirinya SeBUAI juga ada Pa Harun yang ngebimbing & ngebuka jalan.

Pionir awal setelah arif & Pa harun, ada Mas Wahid, Anggri, sama Fai yang dipaksa sama Mama ku buat ikut kegiatan ini. Mereka bertiga itu anak buah Mama ku di kantor. Hehehe thnx a lot Mom 😉 . Terus ada Putri, yang ini mah soulmate ku. Dulu bareng-bareng sekolah di Bogor, terus satu kampus, dan sekarang satu tempat kerja ;-). Ada Ka Joko,temen kerja di kantor yang lama,yang aku paksa juga buat ikutan. Ada Nake,temen SMP yang tertarik ikut karena liat di FB. Ada dimas, yang dipaksa ikut karena Putri aku paksa ikut. Ada Edi & Lia yang ikutan di SeBUAI setelah ketemu di amprokan blogger. Kiki & Pita,yang ikut karena promosinya Arief. Ade kembar ku pun ngga lepas dari acara ‘pemaksaan’ ikut di SeBUAI. Amprokan di SeBUAI, awalnya ngga kenal siapa kamu,siapa dia. Ngobrol masih seperlunya. Bingung mau ngomongin apa. Yang ada cuma sekedar basa-basi aja. Continue reading “Kebersamaan di SeBUAI”

Posted in Catatan Ku

Aku,Musik,Kopi, dan Koneksi Internet

Well, dari tittle diatas udah ketebak lah ya ini postingan ngomongin apa? (ya iyalah Dee,,,plis deh ^^V)

Oke,kita mulai dari mana ya?berurutan aja kali ya….

MUSIK

Aku emang seneng dengerin musik. Musik apa aja selama masih bisa diterima sama kuping. Ngga bisa kalo sehari aja ngga dengerin musik. Musik udah jadi bagian dari hidup ku. Mau lagi kerja,mau tidur,di jalan,lagi bete,bahkan kalo aku lagi di kamar mandi,ngga bisa lepas dari yang namanya musik. Dari mulai lagu POP,JAZZ, R & B, Rock, Alternatif,atau dangdut juga aku suka. Dari yang mulai paling gress sampe lagu jadul juga aku OK aja. Kalo dengerin musik tuh berasa ada ‘nyawanya’. Jadi ngga berasa sepi. Makanya,kalo lagi kerja,di ruangan ku full musik. Biar ngga bingung,aku selalu bikin playlist di komputer,di laptop,di hape. Dan kadang playlist itu bisa aku puter berminggu-minggu! Jadi sampe hapal deh tuh lagu-lagunya. Aku bukan grupies atau fans berat kelompok/pemain musik tertentu. Biasa aja. Ngga yang sampe ngumpulin poster,nongkrongin beritanya atau sampe ngumpulin CD/kasetnya. Ngga. Aku ya cuma sekedar suka lagu-lagunya,kalau ada lagu barunya yang  enak, ya di download. Continue reading “Aku,Musik,Kopi, dan Koneksi Internet”

Posted in Catatan Ku

Hei,Malam Minggu

Sabtu sore atau malam minggu,ah….apa sajalah menyebutnya. Sabtu ini memang udah aku tunggu-tunggu dari 3 minggu yang lalu. Spesial banget. Karena pertemuan antara harapan & realita terjadi hari ini. Agak sedikit norak untuk bilang kalau hari ini my first date 😉

Aku ngga pengen dibilang ABG,karena nyatanya umurku udah diatas 20 tahun,tepatnya 6 bulan lagi akan genap 22 tahun. Tapi cerita ini nyata. First Date. Hahahaha aneh memang. Karena meminjam istilah Pa Harun & Arif, 2 orang yang  sering ledekin aku, Si Pangeran Kuda Hitam menemui ku di  sabtu ini.

Ceritanya cukup singkat,padat,aneh,dan mungkin agak ngga masuk di akal. Semua terjadi begitu aja. Mengalir apa adanya. Awalnya ngobrol tentang SeBUAI. Akhirnya berlanjut. Dia,si Pangeran Berkuda Hitam itu Kaka kelas ku waktu sekolah dulu. Beda 3 tahun (karena SMA ku kan kejuruan khusus analis kimia yang masa pendidikannya 4 taun). Tapi dulu ngga begitu deket.

Kalo biasanya sabtu sore aku ‘berkeliaran’ di jalan buat ngurusin SeBUAI,maka rupanya waktu & Yang Maha Cinta mengijinkan aku untuk ‘sedikit rehat’ sabtu sore ini. Setelah pagi-pagi ke Gedung Juang untuk briefing final buat acara Dialog Interaktif,terus langsung ‘lari’ ke Kemang buat laporan sama Pa HArun untuk persiapan acara hati minggu. And then,di temenin blog,fb & ym juga ice blended cappucino & orange yoghurt di JCO,i’m waiting him.