Posted in Catatan Ku, Love Story

There is always a FIRST TIME

gloomy

 

 

 

 

 

 

 

Ya.

There is always a first time.

Selalu ada pertama kalinya. Apapun itu.

Ada pertama kali ketika tiba didunia setelah 9 bulan dalam rahim Ibu.

Ada pertama kali ketika menangis, belajar duduk, merangkak, berdiri, berjalan, berlari, bicara, bernyanyi.

Ada pertama kali ketika merasa jatuh cinta. Entah pada orang yang tepat atau tidak.

Ada pertama kali ketika patah hati.

Ada pertama kali ketika perasaan cinta tidak berbalas.

Ada pertama kali ketika cinta tidak direstui. 

Ada pertama kali mucul perasaan tidak nyaman ketika ditanya “kapan menikah?”

Ada pertama kali timbul iri hati melihat orang lain bahagia dengan pasangan dan kehidupannya.

Ada pertama kali perasaan sedih dan putus asa ketika tak juga dipertemukan dengan jodoh. Atau tak jua direstui.

Ada pertama kali rasa ingin menyerah pada keadaan.

Ada pertama kali merasa sudah tidak ada keinginan apapun.

Ada pertama kali…..pertama kali mungkin menjadi yang terakhir.

Entahlah.

Posted in Catatan Ku, Personal

I’m Officially 24 Years Old, Now…!

6 Oktober 2012,

I’m officially 24 years old, now…

Puji & syukur kepada Allah SWT atas hidup yang menakjubkan selama 24 tahun ini. Menghaturkan banyak terima kasih kepada Sang Pemilik Hidup atas cerita 1 tahun yang penuh warna ini.

Menginjak usia 24, saya merasa belum jadi apa-apa, dan masih banyak kekurangan. Tapi semoga bisa terus memperbaiki diri.

24 tahun. Alhamdulillah masih diberikan nafas, langkah dan hidup. Keluarga yang penuh perhatian. Teman & Sahabat yang menguatkan. Seseorang yang hadir menjadi sandaran & berbagi. Cerita hidup yang tidak biasa.

Semoga saya menjadi pribadi yang lebih baik, matang dalam berpikir, bijaksana dalam bertindak. Semoga Allah SWT senantiasa menuntun & membukakan jalan bagi saya untuk segera menunaikan kewajiban sebagai umatNya, berlabuh dalam rumah tangga yang Sakinah, Mawadah, Warahmah. Amin.

Posted in Catatan Ku, Personal

Hit the trouble

Trouble. Setiap orang hidup,pasti mengalami masalah. Apapun bentuknya,tujuannya adalah mendewasakan diri & membuat kita ‘naik kelas’.

Setiap orang pasti berbeda dalam menyikapi sebuah masalah. Imbas masalah juga berbeda untuk tiap orang. Dan,masalah ada bukan untuk diratapi. Bukan juga alasan untuk lari dan melakukan hal yang tidak baik.

Ketika ada masalah,setiap orang termasuk saya pasti merasa menjadi orang paling tidak beruntung. Merasa sial. Merasa dunia hancur. Padahal,ada orang lain diluar sana yang menghadapi hal lebih berat.

Saya tidak jago dalam menghadapi masalah. Pun,katakanlah masalah datang berulangkali. Saya juga bukannya tidak belajar dari pengalaman ketika ada masalah. Saya kerap kali menangis,marah bahkan frustasi kala menghadapi masalah. After that,saya berusaha tegar.

Hit the trouble. Buang jauh-jauh masalah. Tentunya setelah diselesaikan ya.

Aihh….bingung ya tulisan ini tentang apa?tentang masalah. Iya. Semoga masalah cepat selesai. Dan menjadi pelajaran untuk lebih dewasa.

Posted in Catatan Ku, Personal

Zero Point

That’s a life.
Ada seneng,sedih,tawa,air mata. Ada teman,ada musuh. Ada kejujuran,ada dusta. Ada segalanya.

Bener,roda kehidupan memang berputar. Ada kalanya kita disanjung,tapi harus siap ketika dicaci. Kadang kebenaran bisa jadi salah,dan kesalahan bisa jadi benar.

That’s a life.
Jika kemarin baru tertawa,harus siap jika hari ini menangis. Jika kemarin dia temanmu,harus siap jika lusa berubah menjadi musuhmu.

Tidak ada yang harus diratapi. Ikhlas dan lapang dada menerima segalanya. Ini hidup. Sudah ada Sang Maha Cipta yang mengatur. Pasti ada hikmah,selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian.

That’s a life.
Ketika berada di titik terendah,bukan berarti menjadi orang yang nista. Tapi itu adalah momen dimana kita lebih mensyukuri hidup ini.

That’s a life.

Posted in Catatan Ku, Daily Activity

Pasar Tebet, You’re Rock…!!

 

Awesome..!! Baru tau yang namanya Pasar Tebet Barat. Itu juga gara-gara dua hari yang lalu ada temen kantor yang mau cari kado buat keponakannya. Jadilah kita, tim rusuh lunch di tebet & mampir ke pasar tebet barat itu.

Sampe di dalem…whooaaaa gokiilll….isinya macem-macem,harganya lumayan murah,banyak makanan pula. Waktu itu ga sengaja beli kutek. Warnanya bagus-bagus.

 

Dan,siang ini mampir lagi kesana nyari perlengkapan bayi. Lagi-lagi,ga bisa nahan  buat ngga jajan. Pempek, Jus, Kue jajanan pasar, dan Kutek agaiiinnn 🙂

Inilah repotnya kalo partner in crime di kantor adalah ibu-ibu.

Posted in Catatan Ku

19 tahun adik kembar ku

image

21 Maret kemarin si kembar Andika Nurramadhani & Anindya Nurramadhanti ulang tahun ke 19. Whoaa….tahun depan mereka akan genap berusia 20 tahun.

Ngga berasa. Bener-bener ngga berasa kalo mereka sudah beranjak dewasa.

Semoga semakin bijak,semakin sabar,tercapai yang dicita-citakan.

image

Posted from WordPress for Android

Posted in Catatan Ku

Be Strong….

 

Aku mungkin tak mampu mengubah yg terjadi
Tapi aku bisa mengubah sikapku tentangnya
Aku mungkin terluka karena ini, tapi aku tak harus menjadi korban
Aku penguasa keindahan hidupku sendiri, kecuali aku bersikap sebagai korban.

(Mario Teguh)

Posted in Catatan Ku

Cousinhood-foto jadul

image

Tadi siang ke tempat sepupu,baru sadar ada foto jadul yang dipajang. Huwaaaaa keyen banget liatnya. Foto waktu masih slim 🙂 . Ini foto 12 tahun yang lalu,umurku 12 tahun waktu itu. Aku,kedua dari kiri.

Dan keingetan kalo diantara sepupu-sepupu perempuan,tinggal aku & adikku,si anin yang belum nikah. Sepupu perempuan dari keluarga papah ada 6 orang,yang 4 sudah menikah semua. Kakak sepupu laki-laki 6 orang sudah menikah semua. Tinggal adik sepupu 2 laki-laki yang masih kuliah.

Waktu cepet banget berlalunya. Tau-tau kita semua udah pada dewasa. Tau-tau sekarang aku udah punya ponakan & dipanggil tante.

Posted from WordPress for Android

Posted in Catatan Ku

Mantan pacar,bukan calon suami.

Mantan pacar.
Artinya orang yang pernah jadi pacar.
Pacar.
Orang yang pernah begitu dekatnya. Mengisi kehidupan dan cerita kita.
Kalau sudah jadi mantan pacar,artinya sudah ngga bareng lagi. Cerita yang udah pernah terjadi hanya sejarah,bagian dari masa lalu. Indah. Tapi udah lewat.

Calon suami.
Orang yang akan mendampingi kita di kehidupan yang akan datang. Belum pasti memang. Namanya juga baru jadi calon. Kalau udah ijan qabul,dan dinyatakan sah,ya statusnya meningkat jadi suami.

Mantan pacar bukan calon suami. Ya iyalah. Kan mantan pacar udah putus. Udah ngga ada hubungan lagi. Lain cerita kalau mantan pacar,balikan atau nyambung lagi terus nikah ya.

Nah,yang bikin repot dan menguras emosi adalah,ketika mantan pacar itu punya cerita yang waktunya lamaaaaa banget,sampai ada rencana untuk ke level lebih tinggi,eh terus putus. Udah gitu,si mantan ini punya kriteria dan spesifikasi calon mantu yang nyaria sempurna dimata orang tua dan keluarga. Binit bebet bobot. Walaupun yang dia punya adalah milik orang tuanya.

Kenapa repot dan menguras emosi? Ketika pasangan kita sekarang yang kita harapkan jadi calon suami ternyata tidak seperti si mantan.

Ya jelas ngga akan sama. I mean,dimata orang tua tidak seperti bayangan yang diinginkan. Istilahnya ngga masuk spek. Karena yang masih ada di otak orang tua adalah si mantan tadi.

Mungkin orang tua lupa. Bahwa setiap orang berbeda. Punya cerita dan latar belakang sendiri-sendiri. Nobody’s perfect.

Jodoh,rejeki,dan hidup seseorang sudah ada yang mengatur. Sang Maha Cinta. Itu aja kok pegangannya.

Posted in Catatan Ku

Percakapan Hati | Cinta tanpa embel-embel

Cinta tanpa embel-embel. Iya,artinya tidak perlu ada tanda * seperti di iklan-iklan yang artinya (syarat dan ketentuan berlaku) atau (selama persediaan masih ada).

Yang aku tahu,cinta adalah saling mengasihi,menghargai,menjaga,menyayangi,menghormati dengan tulus,ikhlas dan sepenuh hati.

Tidak ada embel-embel berapa materi yang dipunya,tingkat pendidikan apa,orang tuanya pejabat dimana.

Cukup lah mengenal latar belakang keluarga,kehidupan,agama dan memastikan bahwa dia baik.

Toh,segala yang terjadi pada cerita hidup manusia adalah kuasa Sang Maha Hidup. Pertemuan,rasa, Tuhan sudah mengatur. Begitu juga rejeki dan harta, Tuhan sudah menakarnya. Tidak akan tertukar.

Tapi cinta tanpa embel-embel tenyata tidak mudah. Ketika langkahnya terhenti pada restu orang tua.

Posted from WordPress for Android