Posted in Catatan Ku, Puisi

Siapakah Dia?

Malam menghampiri

Ku buka jendela hati

Ku sapa ia lewat dawai rindu

Berharap rembulan kan memandu

***

Bayangnya mengetuk pintu kalbu

Menyisihkan mendung lara kelabu

Senyumnya merepih dalam aliran darah

Belainya tepiskan segala amarah

***

Wajah itu yang selalu menemani

Merangkai asa sampai terenda kini Continue reading “Siapakah Dia?”

Advertisements
Posted in Catatan Ku, Puisi

Mengapa yang ku ingat kamu?

Kala malam menjelang,

Aku mencoba menciptakan dunia ku sendiri

Bukan dalam khayal, tapi tidak juga nyata

Dan mengapa kamu masuk dalam dunia ku?

***

Saat ku hirup aroma embun pagi

Ku tarik mimpi dari imaji tidur ku

Ku letakan ia dalam genggaman

Tapi tunggu!!

Kenapa lagi – lagi kamu mengikuti?? Continue reading “Mengapa yang ku ingat kamu?”

Posted in Catatan Ku, Puisi

Aku, Imaji & Air Mata

Aku kembali menjumpai dunia khayal ku malam ini karena hati ku masih gundah. Semakin gundah. Lalu, jari – jari tangan ku kembali bercumbu dengan tuts keyboard. Tapi apa yang harus ku tulis? Cukup lama aku hanya menatap layar monitor. Lalu ku coba merangkai kata per kata. Ku tulis menjadi kalimat,yang mungkin entah, aku sendiri tak mengerti maknanya.

Aku bebaskan imaji ku melanglang buana. Entah, dia memilih ruang & waktu yang mana. Agak lama ketika akhirnya tersaji potongan-potongan gambar. Yang mulanya tanpa pola. Lalu perlahan, mulai tergambar jelas. Tentang warna. Tentang melodi. Tentang udara. Tentang senyum. Ah, iya. Aku ingat senyum itu. Senyum yang selalu ku rindu. Continue reading “Aku, Imaji & Air Mata”

Posted in Catatan Ku, Puisi

Aku Harus Menulis Malam Ini…..

Aku harus menulis malam ini,

Bukan hanya sekedar….

Sekedar mengisi waktu

Sekedar mengungkapkan isi hati

Atau sekedar memuaskan hasrat menulis

Ada sejuta gambar,lebih sepertinya dalam otakku di saat yang bersamaan

Gambar itu harus aku tuangkan dalam sebuah atau beberapa tulisan

Agar tidak sampai penat

Agar memberi sedikit ruang Continue reading “Aku Harus Menulis Malam Ini…..”